Tuesday, September 24, 2019

TAHAP-TAHAP PERJALANAN SUATU PENYAKIT PADA MANUSIA


Tahap Proses Perjalanan Penyakit
Ada 5 tahap proses perjalanan penyakit
1.     Tahap Pre Patogenesis
2.     Tahap Pathogenesis
3.     Tahap Penyakit Dini
4.     Tahap Penyakit Lanjut
5.     Tahap Akhir Penyakit

A.   Tahap Pre Patogenesis

Pada tahap ini telah terjadi interaksi antara penjamu dengan bibit penyakit. Interaksi terjadi diluar tubuh manusia (bibit penyakit berada diluar tubuh manusia dan belum masuk kedalam tubuh). Belum ditemukan adanya tanda-tanda penyakit. Daya tahan tubuh penjamu masih kuat dan dapat menolak penyakit.
B.   Tahap Pathogenesis
Tahap masuknya bibit penyakit kedalam tubuh penjamu tetapi gejala-gejalanya belum nampak.
Tiap-tiap penyakit mempunyai masa inkubasi yang berbeda sehingga timbulnya gejala suatu penyakit sangat tergantung masa inkubasinya. Mis : kolera (1-2 hari) tapi ada juga yang menahun (kanker paru, AIDS dll)
C.   Tahap Penyakit Dini
Tahap ini ditandai dengan munculnya gejala-gejala penyakit. Pada tahap ini penjamu sudah jatuh sakit tetapi masih ringan.Penjamu juga masih bisa beraktivitas. Apabila penyakit segera diobati mungkin akan segera sembuh, tetapi jika dibiarkan maka akan bertambah para. Keadaan ini sangat tergantung kepada daya tahan tubuh manusia itu sendiri, gizi, istirahat dan perawatan diri.
D.   Tahap Penyakit Lanjut
E.    Pada tahap ini penjamu kelihatan sangat tak berdaya dan tidak sanggup lagi menjalankan kativitas sehari hari.Penjamu memerlukan perawatan dan pengobatan yang intensif
F.    Tahap Akhir Penyakit
G.   Dibagi dalam 5 keadaan 

1)    Sembuh sempurna : Bentuk dan fungsi tubuh penjamu kembali berfungsi seperti sebelumnya
2)    Sembuh tetapi cacat : penyakitnya sembuh namun meninggalkan cacat, baik berupa cacat fisik , mental maupun cacat sosial tergantung serangan penyakit terhadap organ-organ tubuh penjamu.
3)    Karier : Perjalanan penyakit seolah-olah terhenti karena gejala penyakit tidak nampak lagi, tetapi dalam tubuh penjamu masih terdapat bibit penyakit yang suatu saat akan kambu kembali bila daya tahan tubu penjamu menurun.Keadaan ini tidak hanya membahayakan diri penjamu namun juga orang lain karena dapat menjadi sumber penularan.(human reservoir)
4)    Kronis  : pada keadaan ini penyakit nampak terhenti, tetapi gejala penyakit tidak berubah. Dengan kata lain penyakit tidak bertambah berat dan juga tidak bertambah ringan. Penjamu masih tetap berada dalam keadaan sakit
5)    Meninggal : berhentinya perjalanan penyakit karena penjamu meninggal dunia

Proses Kejadian Penyakit

 

  PROSES TERJADINYA PENYAKIT MENULAR
Terjadi karena interaksi antara penjamu, agent dan lingkungan, Meliputi 6 komponen:
1.     Penyebab penyakit
2.     Reservoir dari penyebab penyakit
3.     Tempat keluarnya penyakit2 dari penjamu
4.     Cara transmisi dari orang ke orang
5.     Tempat masuknya penyebab penyakit tsb ke penjamu yang baru
6.     Kerentanan penjamu

PENYEBAB PENYAKIT
Ada 6 golongan penyebab penyakit yg bersifat biologis
1.     Protozoa : Binatang bersel satu yang dapat menimbulkan malaria, disentri amuba dsb. Perkembangannya di luar tubuh manusia yang ditularkan melalui vektor
2.     Metazoa : Jenis parasit multiseluler sejenis cacing tambang. Memerlukan perkembangan di luar tubuh manusia. Penularan terjadi secara tidak langsung
3.     Bakteria: Merupakan tumbuh-tumbuhan bersel tunggal yang  menyebabkan bermacam-macam penyakit seperti TBC, tifus abdominalis, meningitis dsb. Berkembang biak di lingkungan sekitar manusia. Dapat ditularkan dari orang ke orang atau mendapatkannya dari lingkungan orang tersebut.
4.     Virus : Penyebab penyakit yang mempunyai ukuran sangat kecil. Dapat menimbulkan penyaki cacar, morbili, hepatitis, rabies dsb. Umumnya ditularkan secara langsung
5.     Fungi (jamur): Tumbuhan yang bersifat uniseluler maupun multiseluler. Dapat menimbulkan penyakit seperti: jamur kulit dll. Reservoir dari penyakit jamur adalah tanah dan tidak ditularkan langsung dari orang ke orang
6.     Riketsia: Parasit yang sifatnya intraseluler dengan ukuran besar berada diantara bakteri dan virus. Sifatnya sama seperti virus, membutuhkan sel hidup untuk pertumbuhan dan perkembangan

Cara keluarnya penyakit2 dari penjamu Disebut juga portal of exit
Yang dimaksud portal of exit adalah cara keluarnya penyakit dari reservoir manusia dan binatang. Keluarnya penyakit dapat melalui:
1)    Saluran pernafasan, seperti: Influensa
2)    Saluran pencernaan, seperti: Tifus Abdominalis
3)    Saluran perkemihan, seperti: Gonore
4)    Kulit, seperti: Cacar

Cara transmisi penyebab penyakit ke penjamu baru
Hal-hal yang berperan dalam penularan penyakit antara lain:
1)    Tempat keluarnya penyakit
2)    Reservoir atau perantara vektor
3)    Tempat masuknya

Cara Penularan Penyakit
 Penularan penyakit dapat terjadi melalui 2 cara
1)    Secara langsung: Kontak langsung spt penyakit kelamin, penyakit kulit. Melalui Droplet, atau penyakit-penyakit pernafasan melalui percakapan
2)    Secara tidak langsung
      Dapat melalui binatang (vektor), spt nyamuk → DHF / DBD

Tempat masuknya ke dalam penjamu
Tempat masuknya bibit penyakit ke dalam tubuh manusia sama dengan tempat keluarnya bibit penyakit →melalui saluran pernafasan, pencernaan perkemihan, kulit dsb.

Kerentanan penjamu
Kerentanan penjamu atau kepekaan penjamu terhadap penyakit sangat tergantung kepada:
      Faktor genetik
      Daya tahan tubuh penjamu terhadap penyakit
      Keadaan gizi
      Pola hidup, dsb


No comments:

Post a Comment